Aku termenung dalam diam
di sudut kamar nan kelam
hingga hari pun berganti malam
Bibir ini tak mampu berucap
Hingga didih dan menguap
Panas hatipun meluap
Aku disini tetap menanti
Walau bagimu aku tiada arti
Kenyataan pahit bagai belati
Sadar diri aku hanya sendiri
Walau raga sulit untuk berdiri
Setiaku menghadapi hari
Wednesday, June 22, 2016
Saturday, May 28, 2016
My Name
How to changes my name back to Livia again? Cause everyone knows that my name is Seci now..but, if my name back to Livia again, no one call me "ses" anymore..like even you called me before~
Friday, May 6, 2016
ADOPT DON'T BUY..!!!
"Apa rasanya tidur dikasur empuk, tidak terkena panas, hujan atau cuaca buruk lainnya, keinginan perut terpenuhi, dan puas menatap owner dengan perasaan bahagia seperti dia?"
Apa seperti itu pertanyaan berdasarkan apa yg dirasa oleh para hewan liar yang sebenarnya bisa menjadi hewan peliharaan? bukan, bukan peliharaan tp partner in our life. Mungkin bagi sebagian orang, sy ini gila.. animal addict, yah walau ada beberapa yg sy tidak sukai seperti serangga, dan hewan lainnya yg menggeliat dan berlendir (kecuali ular)..mungkin sepertinya bukan addict yaa, mungkin animal lover better sound..π
Sy selalu berpikir bahwa manusia yg diberikan akal, terkadang tidak dapat menggunakannya dengan baik..dan apa yang kita pikirkan terhadap hewan, atau mungkin merendahkannya terkadang berlaku seolah memiliki akal dan hati nurani yang jauh lebih baik dari manusia.. mereka paham yang dikatakan balas budi dan mereka tau mana yang baik dan benar..memang tidak semua, tetapi tidak jarang juga kn kasus seperti Hachiko yg setia menunggu ownernya atau hewan lainnya yg bersikap manja dan full of love kepada orang yang juga merawatnya.. semua tergantung bagaimana kita menyikapi mereka.. π
Sy selalu berharap bisa memiliki shelter agar kelak dapat menampung anak-anak bulu yg ditinggalkan, terluka, terlupakan dan terbuang..namun mungkin itu terlalu jauh walau tidak bisa bilang tidak mungkin.. seperti yang sy ceritakan pd post sebelumnya, sosok om Doni Herdaru Tona (mungkin ada yang mengenalnya), beliau adalah seorang pack leader...nooooo he is an angel came from heaven sent by God.. πΌBeliau menyelamatkan anak-anak bulu dr kesengsaraan dunia bahkan dr kematian.. Beliau memberikan kesempatan kedua bagi mereka merasakan bahwa dunia bisa menjadi surga..the best human ever~ππ
well, enggak banyak yang bisa sy post, jd sesuai dengan judul, disini sy hanya ingin memberikan informasi apa keuntungan bagi kawan semua jika mengadopsi anak bulu dibandingkan dengan membelinya.. berikut sy rangkum dalam beberapa poin:
- Kalian akan merasakan betapa mereka bahagia diberikan kesempatan kedua untuk merasakan apa itu "home"..ini akan sangat berbeda dengan anak bulu yang berada pd pet shop (bukannya jelek, tp ini mengenai kepuasan batin)
- They'll be so thankful for you, they can feel that human can be like an angel for that fur kids in last of their life..
- HEMAT, ini harus jebol capslock, knp pet shop? karena lucu dan terawat jd soal harga akan melambung tinggi dan terkadang jg belum termasuk steril dan vaksin (dan biasanya perut mereka aleman, ga bisa kl ga makan bermerek π£)..so, jika dihitung mengadopsi akan jauh lebih murah, untuk vaksin dan steril bisa menunggu acara baksos agr lebih menghemat pengeluaran biaya lagi..
- Perasaan bahagia yang akan selalu bersemayam dalam hati..ini rasanya tentram bgt, biasanya anak bulu yang diadopsi akan memberikan perhatian lebih juga pada kita (mungkin karna takut dibuang lagi atau sebagai bentuk terima kasih)..mereka tidak akan membiarkan kalian merasakan kesedihan (kali ini berdasarkan pengalaman π’)..mereka hadir pd kehidupan kita dengan tujuan memberikan kebahagiaan dan senyuman pd hari-hari kita, mungkin bukan kita yang menolong mereka, tp justru mereka yang ditakdirkan untuk bertemu dengan kita..
Yahhh, baru nemu segitu yang bisa sy ungkapkan mengenai keuntungan dr adopsi anak bulu dibandingkan dengan membeli..padahal lot of meaning of adopt fur kids for their life..padahal kemarin mikir banyak yg bakal ditulis, nyatanya keburu lupaa..πsemoga post ini bermanfaat.. π
Don't forget...
ADOPT DON'T BUY..!!!
Sunday, April 24, 2016
SAVE THEIR LIFE SAVE OUR FUTURE..!!
Hai hai..well, maaf yaa butuh waktu lama pake banget yaa untuk mengumpulkan niat kembali menulis blogger lg.. π setelah menyelesaikan skripsi, sy disibukan dgn mengurus pengabdian dgn kampus, selama pengabdian ini banyak hal baru yg sy temui..salah satunya kesadaran bahwa gelar yg telah sy dapatkan berbanding terbalik dgn bagaimana cara sy berpikir, berperilaku, berkata dan memanfaatkan dunia sosmed bukan hanya sebagai ajang curhat dan keluhan semata..π
Akhir-akhir ini lg gencar banget stalking akun instagram dr seorang pack leader, Doni Herdaru Tona, dlm Animal Defenders Indo, maaf ga bisa comment banyak soal ADI, soalnya emang blm menjadi bagian dr ADI dan blm mempelajari lebih lanjut tentang ADI ini..om Doni Herdaru Tona ini hebat bgt, for the first time ngerasain yg namanya nge-fans sama org dan berharap bisa mengikuti jejaknya..Plisssss jgn tertipu wajahnya, fisiknya..kelihatannya sii emang seram.. π✌ tp hatinya...ya Tuhan he was sent by God from heaven for fur and for legs kiddo..Beliau selalu meresque anak-anak yg ditelantarkan oleh pemilik sebelumnya, atau hewan yg terluka..Sebenarnya sii enggak terlalu mengenal beliau dan hanya tahu sedikit tentang om Doni Herdaru Tona ini hanya dr instagramnya saja..
Sedikit curcol, dr lahir sy sudah terbiasa dengan anak bulu yg disebut Anjing, eyang putri sy memelihara anak bulu jenis pomeranian dan tante sy mengasuh golden retriever dan blm lama ini menambah jenis helder dan anakan golden campur samoyed..jd dr kecil sudah terbiasa untuk mencintai secara universal (tp blm bisa mencintai serangga dan hewan yg menggeliat lainnya, kecuali ULAR, I love snake so much, they are so cute..!!) π
Saat tahun 2006 sy mengasuh kura-kura yg diberi nama Frankleen yg sampai saat ini masih hidup, berikutnya memasuki dunia kuliah sy mengasuh little owl yg bernama Wigel, tp skrg dia sudah menyebrangi jembatan pelangi, that's absolutely my fault..November kemarin, sy mengadopsi anak meong yg suka main le rumah, his name is Bubu (abu-abu...nooo BUntelan BUlet.. π) sekarang umurnya sudah hampir 7 bulan, sudah vaksin lengkap dan sedang diniatkan untuk dikaltrasi..kasian sii tp ini demi kebaikan Bubu jg, kl kata om Doni Herdaru, kaltrasi dpt mperpanjang usia anak bulu dan mencegah beberapa penyakit yg mungkin disebabkan alat kelamin anak bulu, kyk tumor, kanker prostat, dll..anak bulu jg tdk merasa terbebani dgn hasrat seks mereka..π
Okehh balik lg ke benang merah, krn alasan sudah menyukai anak bulu dr kecil dan terinspirasi dr om Doni Herdaru, maka cita-cita untuk bisa punya shelter buat meresque anak-anak bulu selalu menjadi semangat untuk terus menolong anak bulu yang ada di sekitar..tp sayangnya, hambatan biaya dan tempat yg masih jd halangan buat sy mewujudkan cita-cita sy ini..π maka dr itu, sebagai bukti cinta terhadap anak bulu dan hewan lainnya, sy mulai untuk ikut berpartisipasi secara perlahan dlm membantu donasi2 untuk anak bulu dan hewan lainnya yg berada di Animal Defenders Indo dan Garda Satwa Indonesia..π
Tidak hanya Anjing dan Kucing saja yg jd perhatian utama, apapun hewan itu, apalagi jika memang sudah langka, alangkah baiknya untuk mulai diperhatikan oleh kita semua..
Bagi sy, semoga sama bagi teman-teman semua, dgn menolong kehidupan mereka, membangkitkan kembali jumlah populasi hewan-hewan langka, dan menyeimbangkan keadaan ekosistem maka kita juga menyelamatkan kehidupan kita di msa depan..yukk ikutan bantu dr yg disekitar saja dlu kalo memang mampu ikut turun tangan menolong hewan langka yg ada di negaradan di dunia ini sangat diperbolehkan dan akan diacungi jempol (maaf blm bisa kasih apa-apa selain ucapan terima kasih.. π³) Sama-sama berjuang yukk dan percaya..SAVE THEIR LIFE SAVE OUR FUTURE..!!
Wednesday, May 27, 2015
Cemburu - Juwita STEREO (cover Dewa 19)
Ingin ku bunuh pacarmu..
Saat dia cium bibir merahmu..
Di depan kedua mataku..
Hatiku terbakar jadinya, sakit..
Ohh aku cemburu..
Ingin kubunuh pacarmu..
Saat dia peluk tubuh indahmu..
Di depan teman-temanku..
Patah hati jadinya, sakit..
Aku cemburu..
Meskipun aku pacar rahasiamu..
Meskipun aku selalu yang kedua..
Tapi aku manusia yang mudah sakit hatinya..
Mungkin memang nasibku yang selalu melugu untuk jadi yang pertama..
Ingin aku katakan padanya saja..
Bahwa aku juga milikmu..
Bahwa aku juga kekasih hatimu..
ingin kubunuh pacarmu..
saat dia peluk tubuh indahmu..
aku cemburu..
Saat dia cium bibir merahmu..
Di depan kedua mataku..
Hatiku terbakar jadinya, sakit..
Ohh aku cemburu..
Ingin kubunuh pacarmu..
Saat dia peluk tubuh indahmu..
Di depan teman-temanku..
Patah hati jadinya, sakit..
Aku cemburu..
Meskipun aku pacar rahasiamu..
Meskipun aku selalu yang kedua..
Tapi aku manusia yang mudah sakit hatinya..
Mungkin memang nasibku yang selalu melugu untuk jadi yang pertama..
Ingin aku katakan padanya saja..
Bahwa aku juga milikmu..
Bahwa aku juga kekasih hatimu..
ingin kubunuh pacarmu..
saat dia peluk tubuh indahmu..
aku cemburu..
Kasih Putih - Diva STEREO (cover Glenn Fredly)
Sedalam yang pernah kurasa
Hasratku hanyalah untukmu
Terukir manis
Dalam renunganku jiwamu jiwaku menyatu
Biarkanlah kurasakan hangatnya sentuhan kasihmu
Bawa daku penuhi ku berilah diriku kasih putih di hatiku
Wooooooo
Biarkanlah kurasakan hangatnya sentuhan kasihmu
Bawa daku penuhiku berilah diriku kasihmu
Biarkanlah kurasakan hangatnya sentuhan kasihmu
Bawa daku penuhi ku berilah diriku kasih putih di hatiku
Hasratku hanyalah untukmu
Terukir manis
Dalam renunganku jiwamu jiwaku menyatu
Biarkanlah kurasakan hangatnya sentuhan kasihmu
Bawa daku penuhi ku berilah diriku kasih putih di hatiku
Wooooooo
Biarkanlah kurasakan hangatnya sentuhan kasihmu
Bawa daku penuhiku berilah diriku kasihmu
Biarkanlah kurasakan hangatnya sentuhan kasihmu
Bawa daku penuhi ku berilah diriku kasih putih di hatiku
Monday, February 2, 2015
Televisi Anak
Hai Gaesss.. Ogenki desu ka? (Artinya apa kabar dalam bahasa Jepang)
Sy harap semua dalam keadaan yang baik dan bahagia yaa... Weitsss It's Monday? Don't worry, it will end in 24 Hours so enjoy it.. (sok Inggris bgt ini, salah maaf yakk)
Di pagi menjelang siang ini, ditengah-tengah KKL (Kuliah Kerja Lapangan) yang sedang sy lakukan, tiba-tiba sy mendapat ide untuk membahas satu masalah penting bagi masyarakat Indonesia yang merupakan konsumen televisi. Bukan mengenai acara apa atau di saluran yang mana yang akan sy bahas saat ini, namun mengenai televisi berlangganan seperti In**vi**on dan kawan lainnya yang sejenis dengan perusahaan yang memberi layanan berupa televisi berlangganan.
Televisi berlangganan ini tidak hanya dapat menyiarkan saluran televisi pemerintah maupun swasta nasional, namun juga dapat menangkap saluran internasional. Keuntungan yang didapat dengan menggunakan televisi berlangganan ini adalah semakin luasnya informasi yang dapat diterima oleh pemirsa dari berbagai mancanegara, serta dengan adanya saluran khusus yang dapat dinikmati oleh pemirsa juga. Maksud dari saluran khusus ini adalah seperti saluran khusus olahraga yang menayangkan acara olahraga dari pagi hingga malam, atau khusus anak-anak, khusus dewasa, khusus drama, dan lainnya. Seorang ayah yang ingin menikmati saluran olahraga dapat tinggal menikmati satu saluran olahraga yang biasanya tanpa iklan (sekalipun ada biasanya sangat sebentar), ibu yang ingin menikmati acara demo memasak pun juga tinggal memindahkan saluran televisi khusus memasak, serta anak yang ingin menikmati acara kartun juga dapat langsung memindahkan saluran ke acara anak-anak. Namun..... ada satu masalah yang terlupakan dari kemudahan yang diberikan televisi berlangganan tersebut, yaitu masalah ketika anak-anak dibawah umur dengan mudahnya mengganti saluran televisi bukan ke saluran anak-anak namun ke saluran khusus dewasa.
Hal ini menjadi pengalaman dari sy sendiri, bukan sy sebagai anak-anak yg menonton acara dewasa.... melainkan sepupu sy yg usianya belum menginjak remaja sedang asyik menikmati acara yang belum waktunya mereka konsumsi. Orang tua yang bekerja dengan penghasilan yang jauh dari cukup, tetapi berlebih. Maka, dapat memasang televisi berlangganan di rumahnya, namun mereka yang bekerja tidak dapat terus memantau apa yang dilakukan anak, apa yang ditontonnya saat mereka asyik memilih acara yang menurutnya menarik bagi mereka tanpa mereka ketahui apakah mereka sudah pantas melihat acara tersebut atau tidak.
Beberapa hari yang lalu sy memergoki sepupu sy yg sedang menonton acara remaja yang penuh dengan adegan mesra bahkan dengan kata-kata yang belum waktunya didengar oleh anak-anak seumurannya. Sepertinya televisi berlangganan tidak menerapkan sensor pada acara yang akan ditayangkan oleh mereka. Memang sensor pada televisi biasa saja sangat layak untuk ditertawakan, kenapa begitu? Karena sesuatu yang diblur justru akan mengundang pertanyaan bagi anak-anak yang penasaran dan ingin mengetahui gambar apa yang ditutupi tersebut. Dijaman sy kecil (anak-anak), sensor film tidak selebay itu, namun orang tua yang selalu ada dan mendukung untuk menonton televisi akan mengarahkan anaknya saat melihat acara di televisi.
Namun, untuk televisi berlangganan, yang lebih vulgar pun dapat ditemukan oleh anak-anak tanpa susah payah. Mereka akan semakin penasaran dengan apa yang belum mereka lihat di dunia nyata dan kemudian semakin sering melihat saluran televisi tersebut tanpa diketahui oleh orang tuanya, tanpa ada yang mendampingi dan mengarahkan mereka, maka mereka akan segera mempersepsikan sendiri apa yang mereka lihat. Baik ataupun buruknya tidak akan mereka ketahui dan pedulikan.
Jadi, apakah sebenarnya televisi berlangganan baik untuk anak? atau televisi biasapun kini juga semakin mengancam generasi masa depan? Atau orang tua kini semakin lengah dalam mendidik anak mereka? Atau lembaga sensor yang telah lengah dengan keberadaan televisi berlangganan? Entahlah, yang pasti saran dari sy adalah, apapun televisi yang Anda gunakan di rumah Anda, pastikan anak-anak dibawah umur dapat menikmatinya dengan pengawasan dari orang yang lebih tua (dewasa). Sehingga mereka dapat dibimbing saat melihat apa yang kurang baik untuknya.
Namun, untuk televisi berlangganan, yang lebih vulgar pun dapat ditemukan oleh anak-anak tanpa susah payah. Mereka akan semakin penasaran dengan apa yang belum mereka lihat di dunia nyata dan kemudian semakin sering melihat saluran televisi tersebut tanpa diketahui oleh orang tuanya, tanpa ada yang mendampingi dan mengarahkan mereka, maka mereka akan segera mempersepsikan sendiri apa yang mereka lihat. Baik ataupun buruknya tidak akan mereka ketahui dan pedulikan.
Jadi, apakah sebenarnya televisi berlangganan baik untuk anak? atau televisi biasapun kini juga semakin mengancam generasi masa depan? Atau orang tua kini semakin lengah dalam mendidik anak mereka? Atau lembaga sensor yang telah lengah dengan keberadaan televisi berlangganan? Entahlah, yang pasti saran dari sy adalah, apapun televisi yang Anda gunakan di rumah Anda, pastikan anak-anak dibawah umur dapat menikmatinya dengan pengawasan dari orang yang lebih tua (dewasa). Sehingga mereka dapat dibimbing saat melihat apa yang kurang baik untuknya.
Subscribe to:
Posts (Atom)